Anto Narasoma
Jumat, 22 Februari 2008
Cerpen (7)
›
Akulah Momo Kelana Wajah tua Pak Momo terlihat kuyu dan pucat. Ia tampak lelah. Karena usianya yang sudah memasuki tahapan kepala tujuh (70...
Cerpen (6)
›
Ki Dalang Kastono Citro SUDAH hampir lima bulan ini Ki Dalang Kastono Citro tidak mendapat order ndalang. Padahal di kampung seberang, keti...
Cerpen (5)
›
Ketika Badai Itu Menerjang Tekad Teuku Mudien sudah bulat. Rencana pernikahan itu akan dilaksanakan bulan Januari nanti. Pokoknya har...
Cerpen (4)
›
Paket Lebaran Penebar Maut Hari kedua puluh Ramadan, keluarga muslim pasti repot untuk persiapan Idul Fitri. Terutama memersiapkan pakaian ...
Cerpen (3)
›
Bohak MALAM semakin tua. Cahaya bulan berwarna keemasan di langit lepas, menerobos lewat kisi-kisi dinding penjara. Bulatnya sudah tidak be...
Cerpen (2)
›
PAK HAJI DOBLANG SEJAK dua tahun terakhir, aku kurang simpatik dengan sikap Pak Haji Doblang. Selain angkuh, ia juga kurang menghargai oran...
Cerpen (1)
›
Petak-petak catur Sepulang tahlilan dari rumah sepupunya yang tewas terbunuh, perasaan Paitok was-was. Terkadang, dalam perjalanan pulang k...
‹
Beranda
Lihat versi web